Monday, 17 November 2014 07:48

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) kembali menambah jumlah perjalanan KRL Jabodetabek. Mulai Senin 17 November jumlah perjalanan KRL di lintas Serpong/Parung Panjang – Tanah Abang dan Bogor – Jakarta Kota akan semakin meningkat. Di lintas Bogor akan ada tambahan 10 perjalanan KRL, sementara di lintas Serpong bertambah 9 perjalanan. Dengan tambahan 19 perjalanan ini, maka pada November 2014, PT KCJ telah mengoperasikan 697 perjalanan KRL setiap harinya.
 
Penambahan ini dilakukan seiring dengan program pengadaan dan perbaikan sarana KRL, dimana PT KCJ memiliki jumlah sarana siap operasi yang memungkinkan untuk meningkatkan jumlah perjalanan. Sasaran dari peningkatan jumlah perjalanan ini tentunya adalah semakin mengoptimalkan pelayanan bagi para pengguna.
 
Selain menambah jumlah perjalanan, mulai hari Senin 17 November KRL Jabodetabek lintas Tanah Abang - Maja PP juga akan berhenti di Stasiun Cikoya. Dengan demikian pengguna KRL di wilayah tersebut kini langsung dapat naik / turun di stasiun, tanpa perlu menuju stasiun terdekat lainnya maupun menggunakan kereta lain terlebih dahulu.

 
Thursday, 16 October 2014 10:21

Kamis 16 Oktober 2014,

Sebagai tahapan dari pengadaan 176 unit krl pada tahun 2014, PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) kembali mendatangkan 32 unit krl seri 205 pada Rabu 15 Oktober 2014 di Pelabuhan Tanjung Priok.

32 unit krl yang dibeli melalui JR East - Japan ini merupakan pengadaan tahap 5 pada program penambahan armada tahun ini.  Sebelumnya 104 unit krl lainnya telah didatangkan sejak Juli s.d September 2014. Dengan penambahan 32 unit maka dari program 176 unit sebanyak 136 unit diantaranya telah datang ke indonesia.

Setelah proses penurunan KRL di pelabuhan Tanjung Priok selesai selanjutnya 32 unit krl atau 4 set rangkaian krl dengan formasi delapan kereta tersebut akan dibawa ke BalaiYasa Manggarai dan Dipo Depok untuk melalui sejumlah proses seperti perakitan ulang, uji statis serta pembenahan interior dan eksterior. Krl tersebut baru dapat beroperasi setelah melalui proses sertifikasi oleh kementrian perhubungan.

Sejak tahun 2009 s.d 2013 PT kCJ telah melakukan pengadaan armada sebanyak 488 unit krl.

Dengan berjalannya program pengadaan 176 unit krl pada tahun 2014 maka total armada krl yang telah dibeli dan didatangkan oleh PT KCJ hingga akhir 2014 menjadi 664 unit krl.

Pengadaan armada akan terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan krl kepada masyarakat khususnya dibidang penyediaan sarana.

Saat ini krl telah melayani sekitar 600 ribu s.d 700 ribu penumpang perhari di Jabodetabek. Program pengadaan armada akan dilakukan setiap tahun hingga akhir tahun 2019 dimana jumlah armada krl yang ada diharapkan dapat mengakomodir target 1,2 juta penumpang per hari.

Berikut data  penambahan armada tahun 2009 s.d 2014:
1. Thn 2009 : 8 unit krl tokyu Corp seri 8500
2. Thn 2010 : 110 unit krl tokyo metro seri 7000
3. Thn 2011 : 100 unit krl seri JR 203 dan tokyo metro seri 6000
4. Thn 2012 : 90 unit krl seri JR 203
5. Thn 2013 : 180 unit krl JR seri 205
6. Thn 2014 : 176 unit krl JR sei 205

Rekan media yang akan melakukan peliputan dapat langsung menuju Stasiun Tjg Priok atau Stasiun Pasoso di lokasi pelabuhan.

Peliputan dapat dilakukan mulai Kamis 16 Okt 2014 Pkl 12.00 s.d 19.00 WIB.

Salam,

 
Thursday, 16 October 2014 10:19

Kamis 16 Oktober 2014,

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) terus meningkatkan pelayanan bagi pengguna kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek dengan memberikan akses informasi yang lebih luas. Para pengguna kini dapat menyimak berbagai informasi real time terkait KRL dari layar yang tersedia di dalam rangkaian kereta dan di sejumlah stasiun.

Layanan informasi bagi pengguna ini diberi nama Sistem Informasi Penumpang (SIP). SIP terdiri dari instalasi layar di dalam kereta maupun giant screen di stasiun.

Pada rangkaian KRL, SIP menampilkan informasi terkait pelayanan seperti posisi KRL, Informasi real time apabila terjadi hambatan di lintas KRL, himbauan tempat duduk prioritas, aturan keselamatan, dan tata tertib. Sementara informasi dalam layar besar di stasiun dilengkapi dengan live feed dari akun twitter dan facebook resmi PT KCJ. Selain informasi, SIP juga akan menampilkan pariwara dari para mitra KCJ.

Hingga Desember 2014, SIP akan terpasang di 240 kereta dan tiga stasiun. Dalam setiap kereta akan dipasang empat layar yang tersebar di dua titik, sehingga akhir tahun nanti akan ada 960 layar yang dapat pengguna lihat di dalam kereta. Untuk SIP di stasiun, sudah dapat diakses pengguna di stasiun Cikini dan Sudirman. Program SIP ini melengkapi kehadiran layanan informasi posisi dan jadwal KRL melalui aplikasi “infoKRL” yang telah diunduh lebih dari 10.000 pengguna Android dan Blackberry.

Selain memperluas akses informasi, PT KCJ terus meningkatkan layanan bagi pengguna KRL dari berbagai aspek. Sejak berdiri enam tahun lalu, PT KCJ telah membeli sebanyak 644 unit kereta. Penambahan sarana ini membuat jumlah perjalanan KRL juga terus bertambah, hingga kini mencapai 678 perjalanan setiap harinya. Jumlah ini bertambah hampir dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

PT KCJ juga telah menambah jumlah gate untuk e-ticketing, serta mengembangkan sistemnya hingga semakin memudahkan pengguna. Di stasiun kini juga terdapat petugas pelayanan yang siap membantu pengguna dan menampung berbagai masukan maupun saran.

Seluruh pengembangan ini merupakan upaya KCJ untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi penggunanya, dan mencapai target melayani 1,2 juta penumpang setiap harinya pada tahun 2018.

 
Friday, 19 September 2014 01:25

Jakarta, 19 September 2014

Sebagai tahapan dari pengadaan 176 unit Kereta Rel Listrik (KRL) pada tahun 2014, PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) kembali mendatangkan 32 unit KRL seri JR 205 pada Jumat 19 September 2014.

Tiga puluh dua unit KRL yang dibeli melalui JR East - Japan ini merupakan kedatangan tahap keempat pada program penambahan armada tahun ini.  Sebelumnya, 72 unit KRL lainnya telah didatangkan sejak Juli s.d Agustus 2014.

Setelah proses penurunan KRL di Pelabuhan Tanjung Priok selesai, selanjutnya 32 unit KRL atau 4 set rangkaian dengan formasi delapan kereta tersebut akan dibawa ke Balai Yasa Manggarai dan Dipo Depok untuk melalui sejumlah proses seperti perakitan ulang, uji statis, serta pembenahan interior dan eksterior. KRL tersebut nantinya dapat mulai beroperasi di Jabodetabek setelah melalui proses sertifikasi oleh Kementerian Perhubungan.

Sejak tahun 2009 s.d 2013 PT KCJ telah melakukan pengadaan armada sebanyak 488 unit KRL. Dengan berjalannya program pengadaan 176 unit KRL pada tahun ini maka total armada krl yang telah dibeli dan didatangkan oleh PT KCJ hingga akhir 2014 menjadi 664 unit krl.

Pengadaan armada akan terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan KRL kepada masyarakat khususnya dibidang penyediaan sarana.

Saat ini KRL telah melayani sekitar 600 ribu s.d 700 ribu penumpang per hari di Jabodetabek. Program pengadaan armada akan dilakukan setiap tahun hingga akhir tahun 2019 dimana jumlah armada KRL yang ada diharapkan dapat mengakomodir target 1,2 juta penumpang per hari.

Berikut data  penambahan armada tahun 2009 s.d 2014

1. Thn 2009 : 8 unit KRL Tokyo Metro seri 8500
2. Thn 2010 : 110 unit KRL Tokyo Metro seri 7000
3. Thn 2011 : 100 unit KRL seri JR 203 dan Tokyo Metro seri 6000
4. Thn 2012 : 90 unit KRL seri JR 203
5. Thn 2013 : 180 unit KRL seri JR 205
6. Thn 2014 : 176 unit KRL seri  JR205

:

 

 
Start Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next End

Page 1 of 36