KRL Lintas Jakarta Kota - Tanjung Priok Kembali Beroperasi

on .

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mulai Senin 21 Desember 2015 kembali mengoperasikan KRL untuk lintas Jakarta Kota - Tanjung Priok PP. Pengoperasian kembali lintas ini dimungkinkan setelah sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menyiapkan prasarana di lintas tersebut sehingga dapat kembali melayani KRL.

Ekspresikan Diri Melalui KMT X-presi

on .

Sambut musim libur PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mengajak para pengguna KRL Jabodetabek untuk mengabadikan memori bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat melalui program KMT X-presi. Dalam program ini, para pengguna dapat membeli Kartu Multi Trip (KMT) dengan desain khusus sesuai keinginan pemilik kartu. Pengguna KRL yang ingin membuat KMT desain khusus ini dapat mengunjungi stasiun Jakarta Kota pada Sabtu dan Minggu, 19-20 Desember 2015 pukul 10.00 - 17.00 WIB.

24 Unit KRL Kembali Di Datangkan PT KCJ Untuk Persiapan Rangkaian KRL Dengan Formasi 12 Kereta

on .

PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) hari ini kembali mendatangkan 24 unit KRL dari Jepang yang merupakan pengadaan KRL tahap kedua dari program pengadaan di tahun 2015 yang seluruhnya berjumlah 120 unit.

24 unit krl yang akan dipersiapkan untuk rangkaian dengan 12 kereta tersebut akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu 5 Agustus 2015 pukul 12:00 WIB.

“KRL yang baru datang dari Jepang ini akan kami uji coba operasikan sebagai rangkaian yang terdiri dari 12 kereta yang diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek untuk menambah kapasitas angkut KRL Jabodetabek terutama pada relasi terpadat seperti Bogor - Jakarta dan Bekasi-Jakarta," ungkap Direktur Utama PT KCJ, MN Fadhilla.

Penambahan kapasitas angkut KRL dengan memperpanjang rangkaian menjadi 12 kereta akan menjadi program PT KCJ yang akan direalisasikan tahun ini. Sejumlah prasarana yang menjadi pendukung untuk pengoperasian rangkaian dengan formasi 12 juga masih dipersiapkan PT KCJ bersama PT KAI Daop 1, diantaranya perpanjangan peron terutama pada lintas Bogor dan Bekasi untuk tujuan Jakarta Kota.

Perpanjangan peron tersebut direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2015. Sehingga selama proses berlangsung PT KCJ mengharapkan kerjasama dari seluruh pengguna jasa agar pengoperasian krl dengan formasi 12 kereta dapat tetap berjalan secara paralel.

“Saat ini kami terus melakukan uji coba sarana dan penyesuaian prasarana untuk mendukung pengoperasian satu rangkaian KRL dengan 12 kereta, penambahan jumlah kereta pada rangkaian tersebut juga tidak akan merubah headaway atau waktu tunggu antar kereta yang ada saat ini. ” ucap Fadhil.

Sejak tahun 2008 hingga saat ini, PT KCJ telah membeli 784 unit KRL dan saat ini seluruh KRL tersebut dioperasikan untuk mengakomodir 884 perjalanan KRL per hari di wilayah Jabodetabek.

Penumpang KRL Meningkat 33% Pada Masa Libur Lebaran Tahun 2015

on .

Stasiun Jakarta Kota


Stasiun Bogor


PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) selaku operator yang menangani KRL Commuter Line terus melakukan perbaikan pelayanan dalam masa angkutan Lebaran tahun 2015 ini. Pembenahan dilakukan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa KRL selama musim libur Hari Raya Idul Fitri tahun ini. 

“Kami telah mengantisipasi bertambahnya jumlah penumpang di sejumlah stasiun selama musim libur lebaran tahun ini. Upaya yang kami lakukan adalah dengan menambah jumlah loket, mengerahkan lebih banyak petugas, dan mengatur pergerakan penumpang di stasiun,” ungkap Direktur Utama PT KCJ, Muhammad Nurul Fadhila.

Pada  dua hari sebelum Lebaran tahun 2015, PT KCJ mencatat peningkatan 69 % jumlah penumpang KRL dibandingkan H-2 Lebaran tahun 2014. Peningkatan ini salah satunya karena banyaknya pengguna jasa KRL yang berbelanja di pusat perbelanjaan sekitar stasiun, antara lain Pasar Tanah Abang. Sementara itu, pada Minggu 19 Juli, atau satu hari setelah Lebaran juga terjadi peningkatan 29% jumlah penumpang KRL dibandingkan dengan H+1 Lebaran tahun sebelumnya. Volume penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Bogor dan Stasiun Jakarta Kota. Untuk Stasiun Bogor jumlah penumpangnya mencapai 148.000 penumpang pada Minggu 19 Juli 2015. Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah penumpang yang berwisata dan bersilaturahmi bersama keluarga.

“Meskipun jumlah penumpang tumbuh signifikan dibanding masa Lebaran tahun lalu, namun situasi di sejumlah stasiun yang padat penumpang misalnya Bogor, Jakarta Kota, dan Bekasi tetap kondusif. Operasional KRL juga berjalan lancar dan aman,“ pungkas Fadhil. Secara umum hingga H+3 masa angkutan lebaran tahun ini, pertumbuhan penumpang adalah 33% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada kurun waktu tiga hari sebelum Lebaran hingga tiga hari setelah Lebaran tersebut, PT KCJ telah melayani lebih dari 4,5 juta penumpang KRL. sejumlah evaluasi akan terus dilakukan untuk peningkatan pelayanan.